SEKOLAH TINGGI TEOLOGI ARASTAMAR WAMENA GELAR PENYERAHAN HADIAH LOMBA MENGAJAR DAN KHOTBAH AKADEMIK
Wamena, 13 Maret 2026 Sekolah Tinggi Teologi (STT) Arastamar Wamena kembali mencatat tonggak penting dalam perjalanan akademiknya. Pada hari ini, Kamis, 13 Maret 2026, kampus yang berdiri teguh di jantung Pegunungan Papua ini menggelar acara Penyerahan Hadiah Lomba Mengajar dan Khotbah Akademik yang berlangsung dengan penuh semangat dan kebanggaan civitas akademika.
Acara ini secara resmi dibuka oleh Ketua STT Arastamar Wamena, Dr. Sensius Amon Karlau, M.Pd.K, yang dalam sambutannya menegaskan bahwa kompetisi akademik semacam ini bukan sekadar ajang unjuk kemampuan, melainkan merupakan ruang pembentukan karakter pelayan Tuhan yang cakap, kreatif, dan berakar pada konteks lokal Papua. Beliau mendorong seluruh mahasiswa untuk terus mengasah diri, tidak hanya dalam penguasaan teologi, tetapi juga dalam seni menyampaikan firman secara relevan dan bermakna bagi jemaat di tanah Papua.
Lomba yang diselenggarakan dalam rangka penguatan kompetensi akademik ini mencakup tiga kategori utama, yakni Kreatifitas Menggunakan Bahan Lokal dalam Pembelajaran, Persentase Topik Perkuliahan, dan Mengajar Akademik. Ketiga kategori ini dirancang untuk mengukur dan merangsang kemampuan mahasiswa dalam mengintegrasikan kearifan lokal Papua ke dalam metode pengajaran dan penyampaian khotbah yang kontekstual, sistematis, serta berbobot secara teologis.
Seluruh ruangan dipenuhi oleh mahasiswa berseragam yang hadir dengan antusias, mencerminkan iklim akademik yang hidup dan kompetitif di kampus ini. Penyerahan hadiah menjadi momen yang tidak hanya membahagiakan para pemenang, tetapi juga menginspirasi seluruh peserta untuk terus bertumbuh sebagai calon pemimpin rohani dan pendidik Kristen yang unggul di wilayah Papua.
Dengan digelarnya kegiatan ini, STT Arastamar Wamena sekali lagi membuktikan komitmennya dalam mencetak tenaga pendidik dan pengkhotbah yang tidak hanya memiliki kedalaman iman, tetapi juga kecakapan pedagogis yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat lokal. (Red/Humas STT Arastamar Wamena)