Wamena, Papua Pegunungan — Suasana penuh semangat dan antusias menyelimuti kampus Sekolah Tinggi Teologi (STT) Arastamar Wamena pada hari ini, Sabtu, 7 Maret 2026, ketika Bulan Kreativitas Mahasiswa secara resmi dibuka. Kegiatan yang menjadi ajang ekspresi akademik dan pengembangan potensi mahasiswa ini diikuti oleh seluruh program studi yang ada di lingkungan STT Arastamar Wamena, yakni Program Studi Pendidikan Agama Kristen (PAK), Teologi, Pendidikan Kristen Anak Usia Dini (PK-AUD), dan Sosiologi Agama.
Pembukaan kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Panitia, Dorince Wakur, S.Sos, yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa Bulan Kreativitas Mahasiswa bukan sekadar kompetisi, melainkan sebuah ruang hidup tempat mahasiswa menumbuhkan kepercayaan diri, mengasah kemampuan berpikir kritis, dan mengekspresikan identitas akademis mereka secara nyata di tengah konteks Papua Pegunungan yang kaya akan nilai-nilai kearifan lokal.
"Kegiatan ini dirancang untuk menjawab tantangan nyata yang dihadapi oleh mahasiswa calon pemimpin dan pelayan jemaat di Papua Pegunungan. Kami ingin setiap mahasiswa tidak hanya mahir secara teori, tetapi juga tangguh dan relevan di lapangan," ujar Dorince Wakur dalam pembukaan resmi kegiatan tersebut.
Salah satu kegiatan unggulan yang menjadi sorotan dalam Bulan Kreativitas Mahasiswa tahun ini adalah Lomba Mengajar beserta Materi Ajar dengan Konteks Papua Pegunungan. Dalam lomba ini, para peserta dari masing-masing program studi ditantang untuk merancang dan mempraktikkan metode pengajaran yang tidak hanya memenuhi standar pedagogis, tetapi juga berakar pada realitas sosial, budaya, dan spiritual masyarakat pegunungan Papua. Pendekatan kontekstualisasi ini menjadi roh dari seluruh rangkaian kegiatan, mencerminkan komitmen STT Arastamar Wamena dalam melahirkan lulusan yang adaptif, peka budaya, dan berdampak nyata bagi komunitas lokal.
Dewan juri yang hadir untuk menilai lomba mengajar tersebut di lingkungan STT Arastamar Wamena, yakni Dr. Edie Rantetasak, M.M. selaku Wakil Ketua I Bidang Akademik, dan Dr. Alfred Melkianus Toh, M.Th.. Kehadiran kedua juri ini memberikan bobot akademik yang tinggi sekaligus memastikan penilaian dilakukan secara objektif, terstruktur, dan berstandar ilmiah.
Bulan Kreativitas Mahasiswa STT Arastamar Wamena menjadi bukti nyata bahwa institusi pendidikan tinggi teologi di jantung Papua Pegunungan ini terus bergerak maju dalam mencetak generasi yang tidak hanya saleh secara iman, tetapi juga cakap, kreatif, dan siap menghadapi dinamika pelayanan di era modern. Dengan melibatkan seluruh program studi dalam satu panggung yang sama, kegiatan ini mempererat persatuan antarmahasiswa sekaligus mendorong terciptanya ekosistem akademik yang sehat, kompetitif, dan penuh semangat kolaborasi.
Rangkaian kegiatan Bulan Kreativitas Mahasiswa akan terus berlangsung sepanjang bulan ini dengan berbagai agenda menarik lainnya. Civitas akademika STT Arastamar Wamena berharap kegiatan ini mampu menjadi katalisator bagi lahirnya inovasi-inovasi baru yang membawa nama baik kampus ke tingkat yang lebih tinggi.